Muhammad Habil Gibran
2110322041
SEKSUALITAS DAN GENDER
1. SISI FISIK SEKSUALITAS
KARAKTERISTIK SEKS PRIMER MANUSIA
Ciri seks primer terlibat langsung dalam reproduksi manusia. Sampai pubertas, biasanya tidak sepenuhnya berkembang saat lahir. Pada wanita, ciri-ciri ini ditemukan di vagina (tabung yang mengarah ke pembekuan darah dari luar tubuh), rahim, dan ovarium. Pria memiliki buah zakar (urin dan air mani), buah zakar/testis (kelenjar pria), dan skrotum (kantung luar, yang meliputi buah zakar dan kelenjar prostat (yang mengeluarkan sebagian besar cairan yang membawa sperma pada saat yang bersamaan)).
KARAKTERISITIK SEKS SEKUNDER MANUSIA
Ciri seks sekunder mengacu kepada pematangan organ kelamin untuk bersiap pada fase reproduksi, biasanya ciri seks ini terjadi saat pubertas atau usia remaja. Pada wanita, ciri seks sekundernya ialah payudara membesar, suara melengking, pinggul melebar, tumbuh rambut di ketiak dan sekitar kemaluan, serta mulai mengalami menstruasi. Pada pria contohnya mulai tumbuh kumis dan janggut, mulai berkembangnya jakun, dada bidang, tumbuh rambut di ketiak dan kemaluan, suara memberat, serta mengalami mimpi basah.
2. SISI PSIKOLOGIS SEKSUALITAS
Gender berguna sebagai penentu manusia sebagai perempuan atau laki-laki, dan identitas gender dapat membuat perbedaan sikap, peran, dan kedudukan laki-laki dan perempuan. Di zaman modern dengan perkembangan teknologi, orang bisa melihat Jenis kelamin anak dalam kandungan menggunakan alat USG (USG). Anda juga dapat menggunakan teknologi ini untuk memverifikasi bahwa identitas gender manusia sudah ada di dalam rahim. Sosialisasi peran gender merupakan salah satu proses yang dialami seorang anak setelah lahir dan tumbuh. Ini adalah proses dimana anak mulai mengalami perkembangan dan ingin tahu tentang dirinya dan lingkungannya, Kenali perilaku yang sesuai dengan gender yang dia temukan. Dalam proses ini, anak-anak mempelajarinya dari mana saja. Karena anak bisa belajar sesuai dengan apa yang dilihat dan dipelajari dari orang tua, keluarga, saudara, bahkan dari semua media yang ada. Antara pria dan wanita. Secara umum, identitas gender seorang anak dapat dipahami dengan baik ketika anak berusia 3-4 tahun.
RESPON SEKSUAL MANUSIA SEBAGAI PERILAKU SEKS
Ketika mengalami orgams dan berhubungan intim, ada 4 tahap atau fase yang dihadapi
1. kegembiraan
Pada tahap ini, tubuh menunjukkan tanda-tanda gairah. Ini adalah awal kebangkitan seksual dan dapat berlangsung dari satu menit hingga beberapa jam. Tanda-tandanya seperti peningkatan detak jantung, peningkatan tekanan darah, pernapasan cepat, dan kemerahan pada kulit. Wanita memiliki tanda-tanda yakni Klitoris membengkak, labia terbuka, dan bagian dalam menjadi lembab untuk persiapan hubungan seksual, tetapi pada pria ada tanda-tanda bahwa penis ereksi, testis berkontraksi, dan kulit skrotum mengencang.
2. Dataran Pada tahap ini, gairah seksual meningkat dan dipertahankan, dan perubahan fisik yang dimulai pada tahap pertama mulai meningkat. Bagi wanita, bagian luar vagina membengkak. Saat aliran darah ke area itu meningkat, klitoris tertarik ke bawah, tudung klitoris menjadi sangat sensitif, dan labia luar menjadi merah. Pada pria, di sisi lain, penis menjadi kaku dan bisa mengeluarkan beberapa tetes air. Fase ini hanya berlangsung beberapa detik hingga beberapa menit.
3. orgasme Fase ini adalah fase terpendek di mana dia mencapai klimaks dan melepaskan ketegangan seksual dengan serangkaian kontraksi otot berirama. Dikenal sebagai orgasme. Orgasme adalah ekspresi intens dan manifestasi dari keadaan serakah manusia. Pada wanita, itu mempengaruhi otot-otot dinding vagina, Terjadi beberapa kali dan wanita berlangsung 10-20 menit setelah insersi pertama. Setelah itu, rahim berkontraksi dan sensasi lahir. Pada pria, kontraksi orgasmik dari otot-otot di dalam dan di sekitar penis menyebabkan pelepasan air mani, yang merupakan cairan yang mengandung gamet atau sperma pria.
4. resolusi Tahap ini merupakan tahap akhir dari respon seksual atau biasa disebut resolusi. Pada tahap ini, mereka mengalami relaksasi dan kembali ke keadaan non-klimaks, atau tubuh kembali ke keadaan normal sebelum bangun. Gejalanya adalah penurunan darah yang menyumbat pembuluh darah di berbagai area alat kelamin, dan detak jantung, tekanan darah, dan pernapasan kembali normal. Pada wanita, klitoris menjadi lebih pendek, bibir vagina menjadi berwarna normal, dan bibir menutup kembali. Pria, di sisi lain, memiliki periode refraktori pasca-ejakulasi di mana mereka tidak dapat mencapai orgasme lain yang berlangsung beberapa menit hingga berjam-jam.
ORIENTASI SEKSUAL
Orientasi seksual adalah istilah yang menggambarkan pola ketertarikan manusia. Secara seksual atau emosional terhadap orang lain dari jenis kelamin tertentu. Terdapat 3 jenis nya :
A. Heteroseks Orientasi seksual yang normal atau paling umum disebutkan Ketertarikan seksual atau emosional terhadap lawan jenis. b.
B. biseksual Orientasi seksual. Ini menunjukkan ketertarikan pada kedua jenis kelamin. Anda mungkin menyukai sesama jenis atau lawan jenis.
c. homoseksual Orientasi seksual dengan ketertarikan seksual terhadap sesama jenis.
Comments
Post a Comment