MUHAMMAD HABIL GIBRAN

2110322041


NEURONS AND NERVES

1. Struktur Neuron

Neuron adalah bagian dari sistem saraf yang berfungsi sebagai pengirim dan penerima berbagai signal, pesan, dan impuls yang ada di dalam tubuh, Sehingga Neuron memiliki struktur yang sangat istimewa.

berikut adalah struktur utama dari sebuah Neuron :

- Dendrit, yaitu bagian yang menerima pesan dari sel lain, dimana dendrit ini berarti "cabang" , sesuai namanya, bentuk dendrit seperti cabang-cabang pohon yang memiliki banyak ujung. Dendrit ini melekat ke badan sel.

- Akson, adalah adalah bagian Neuron yang berfungsi meneruskan pesan ke sel lain. Akson bercabang menjadi serat-serat pendek, di ujung serat-serat itu ada suatu struktur Akson yang berbentuk seperti kenop, ini disebut sebagai "Terminal Akson" , gunanya adalah sebagai penanggung jawab dalam komunikasi dengan sel saraf lainnya.

- Badan sel, yaitu bagian utama dari sebuah Neuron yang berisikan nukleus atau inti sel. 

- Sel glia, merupakan sel awal yang berfungsi sebagai penopang kerja Neuron untuk tumbuh. Sel glia juga memberikan nutrisi ke Neuron, memproduksi Myelin yang melapisi akson, membersihkan dan merombak neuron yang telah mati, membantu dan mempengaruhi pengolahan informasi, serta membantu menggenerasikan neuron baru

- Selubung Myelin, yaitu zat lemak yang menutupi badan akson, fungsi dari myelin adalah melindungi akson, serta mempercepatn jalannya impuls di dalam saraf. 

- Nodus, adalah bagian akson yang tidak ditutupi Myelin.


SISTEM SARAF PUSAT

Sistem ini terdiri dari 2 bagian besar, yaitu otak dan sumsum tulang belakang. di kedua bagian ini terdapat Neuron dan Sel Glia yang akan mengontrol berbagai fungsi di dalamnya seperti perilaku, pikiran, dan lain-lain,

A. Otak

ini adalah inti dari sistem saraf pusat, otak adalah tempat pembuatan informasi dari data dan stimulus yang didapat oleh panca indera, otak juga mengontrol berbagai sistem di dalam tubuh.  dalam melakukan berbagai hal tersebut, masing-masing area otak memiliki fungsi tersendiri dan bekerja secara bekoordinasi untuk mengolah berbagai informasi yang didapatkan. 

B. Sumsum Tulang Belakang

sekumpulan neuron yang panjang, yang bekerja besar dalam sistem saraf, sumsum tulang belakang memiliki sisi luar bewarna putih, dan didalamnya bewarna abu-abu, hal ini dikarenakan bagian luar sumsum tulang belakang ditutupi oleh selubung Myelin yang bewarna putih, sedangkan bagian dalamnya disusun sebagian besar oleh badan sel neuron yang bewarna abu-abu. bagian luar sumsum tulang belakang akan membawa pesan dari tubuh ke otak, 

Sumsum tulang belakang memiliki gerakan reflek, dimana gerakan ini sangat cepat sebagai bentuk respon tubuh terhadap suatu ransangan, dalam melakukan reflek, neuron di sumsum tulang belakang terbagi menjadi 3 neuron yaitu : 

1. Nueon Aferen yang berfungsi membawa pesan dari panca indera ke sumsum tulang belakang

2. Neuron Eferen yang berfungsi membawa pesan dari sumsum tulang belakang ke otot dan kelenjar

3. Interneuron yang menghubungan Neuron Aferen dan Neuron Eferen.

apa contoh gerakan reflek? seperti ketika menyetrika baju, tangan kita tak sengaja menyenggol permukaan setrika yang panas, maka ketiga neuron ini akan bereaksi secara cepat dan menciptakan gerakan reflek, yaitu kita akan menggerakkan tangan kita secara cekatan menjauhi setrika. ketika tangan kita menyentuh permukaan setrika, neuron aferen akan menerima ransangan panas itu dan membawanya ke sumsum tulang belakang, lalu interneuron akan mengirimkan pesan itu di sepanjang neuron eferen dan menyebabkan tangan kita bergerak. 


SISTEM SARAF TEPI

Sistem saraf yang tidak terletak di otak atau pun di sumsum tulang belakang. sistem ini berfungsi sebagai jembatan penghubung komunikasi antara otak dan sumsum tulang belakang dengan organ panca indera dan otot ataupun kelenjar. melalui sistem saraf tepi ini, otak dan sumsum tulang belakang mengontrol kerja organ panca indera dan otot. sistem saraf tepi terbagi menjadi 2 bagian :


1. Sistem Saraf Somatis, adalah sistem saraf yang mengontrol gerakan tubuh dibawah kendali kita, maka dalam sistem saraf somatis, terdapat neuron aferen dan eferen yang akan berkoordinasi dalam menggerakkan tubuh sesuai perintah kita, contohnya berjalan, mengangkat tangan, menggerakkan kepala, dan lain-lain, maka dalam sistem saraf somatis, dapat terjadi gerakan reflek.

2. Sistem Saraf Otonom, adalah sistem saraf yang mengontrol gerakan organ tubuh di dalam badan kita, maka gerakan ini terjadi di luar perintah kita atau bersifat otonom dan bersifat tak sadar. contohnya adalah gerakan jantung memompa darah, gerakan usus mengolah makanan, dan lain-lain. sistem saraf otonom ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu bagian Simpatis dan Parasimpatis.

Kedua bagian ini bekerja secara berlawanan, jika bagian simpatis bertugas untuk meningkatkan kinerja organ, maka bagian parasimpatis akan bekerja sebaliknya yaitu menurunkan kinerja organ. contoh nya adalah : bagian Parasimpatis meningkatkan produksi air liur di rongga mulut, maka bagian Simpatis akan menghambat produksi air liur. bagian parasimpatis mengecilkan pupil mata, maka bagian simpatis akan melebarkan pupil mata, dan lain-lain


OTAK DAN STRUKTURNYA

Otak kita terbagi menjadi beberapa bagian yang mengatur fungsi dan kinerja tubuh masing-masing :

1. Otak Belakang / Hindbrain

Pada bagian otak belakang, terdapat 3 bagian lagi yaitu Medula, Pons, dan Cerebellum 

A. Medula, yaitu bagian yang terletak di atas sumsum tulang belakang, dan dibawah otak. ini adalah bagian paling penting karena mengontrol detak jantung, dan gerakan pernapasan. di medula inilah lokasi persilangan saraf sensorik tubuh, saraf sensorik di tubuh kiri akan menuju otak bagian kanan begitu juga sebaliknya.

B. Pons, yaitu bagian otak belakang yang ukurannya lebih besar dari medula dan terletak diatas medula. Fungsi utama Pons ialah sebagai penghubung antara otak kecil yang berada di bawah otak dengan bagian atas otak. Di pons juga ada persilangan saraf, namun bukan saraf sensorik, tapi motorik, dimana saraf ini akan mengirimkan perintah yang dikirimkan otak ke organ gerak tubuh kita. bagian kiri otak akan mengontrol gerakan tubuh bagian kanan begitu juga sebaliknya.  contohnya saat kita mengangkat tangan kiri, maka yang mengontrolnya adalah otak bagian kanan. Pons juga berfungsi dalam mempengaruhi tidur dan mimpi yang kita alami.

diantara Medula dan Pons, terdapat suatu jaringan neuron yang membantu seseorang untuk tetap waspada dan terangsang, disebut Formasi Retikuler atau RF, contohnya ketika kita sedang menyebrangi jalan, maka RF akan membantu kita untuk tetap waspada dan terjaga. bagian dari RF yang berperan dalam hal ini disebut Reticular Activating System (RAS)

C. Cerebellum, bagian otak belakang yang berlokasi di belakang pons. cerebellum berbentuk seperti otak kecil yang berfungsi untuk mengontrol kinerja otot da mengatur gerakan yang kita lakukan, contohnya seperti berjalan, menari, berbicara. dan lain-lain. cerebellum akan membantu kita dalam mengkoordinasikan gerakan yang kita lakukan. jika cerebellum mengalami kerusakan, maka koordinasi geraka tubuh kita juga terganggu seperti tidak bisa berbicara dengan baik, tremor, bahkan lumpuh. 

2. Otak Depan / Forebrain

Otak depan adalah area otak yang mengontrol perilaku kita. dibagian otak depan terdapat suatu sistem yang mengatur emosi dan memori kita, disebut sebagai sistem limbik. berlokasi di antara otak bagian atas dan batang otak. sistem limbik mencakup beberapa bagian :

A. Thalamus, yaitu bagian sistem limbik yang berlokasi di pusat otak, gunanya adalah menyampaikan  informasi sensorik dari bagian bawah otak lalu memprosesnya, kemudian mengirimkan informasi itu ke pusat otak, contohnya ransangan yang diterima oleh organ panca indera, thalamus akan memproses informasi itu sebelum mengirimkannya ke pusat otak. 

B. Hypothalamus, bagian otak yang sangat kecil, berlokasi di di depan thalamus. hypothalamus berfungsi dalam mengontrol rasa haus, lapar, serta suhu tubuh kita.  contohnya ketika kita belum makan siang, maka hypothalamus akan mengontrol rasa lapar yang muncul. 

C. Hippocampus, yaitu bagian otak yang berlokasi di lobus frontal otak, berguna dalam mengontrol memori jangka panjang kita. para peneliti memberikan namanya hippocampus karena bentuknya seperti kuda laut. dalam proses penyimpanan memori jangka panjang itu, neurotransmitter bernama ACh sangat berguna dalam menjaga penyimpanan memori di hippocampus. contohnya adalah memori tentang kenangan liburan, memori tentang riwayat hidup kita, semuanya diatur oleh hippocampus.  seseorang yang menderita Alzheimer, maka ia akan diberikan obat yang membantu meningkatkan kadar ACh di hippocampus nya.

D. Amygdala, bagian otak yang berlokasi di dekat hippocampus. fungsi utama amygdala adalah mengontrol rasa takut kita, dimana proses dalam mengolah informasi disini sangat cepat bahkan otak bagian atas tidak sempat untuk ikut terlibat dalam mengolah informasi, contohnya adalah seseorang yang sangat peka dengan lingkungan disekitarnya, dan ketika ada sebuah dahan pohon jatuh, dan ia telah berpindah bahkan sebelum dahan itu patah, maka di kejadian ini, amygdala berperan sangat kuat. 

E. Cingulate Cortex, yaitu salah satu bagian sistem limbik, namun berlokasi di korteks otak yaitu di lobus frontal dan lobus parietal. fungsi utama cingulate cortex adalah mengolah informasi emosional dan kognitif. 

3. Korteks otak

yaitu bagian terluar dari otak, terdiri dari jaringan neuron yang padat dan permukaannya berkerut. kerutan otak ini memungkinkan terbentuknya area kortikal yang sangat luas di ruang tengkorak yang kecil, jika otak diratakan permukaannya, maka sebenarnya ukurannya 2-3 kali lipat dari ukuran saat ini. pada korteks otak terdapat sebuah belahan yang membagi otak menjadi hemisfer kiri dan hemisfer kanan, hemisfer kiri otak akan mengontrol gerakan tubuh kanan, sedangkan hemisfer kanan otak akan mengontrol gerakan tubuh kiri. Di antara belahan itu terdapat Corpus Callosum, yaitu sebuah pita serat akson yang tebal . berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara hemisfer kiri dan hemisfer kanan. 

Secara keseluruhan, otak dapat dibagi menjadi 4 lobus berdasarkan fungsinya di masing-masing lobus yaitu :

A. Lobus Oksipital, terletak di dasar korteks dan di area belakang otak, fungsinya ialah tempat pengolahan informasi visual yang didapatkan dari indera mata. pada lobus ini juga terdapat area korteks visual primer dan korteks asosiasi visual. contohnya dari apa yang kita lihat sekarang, ini adalah hasil pengolahan informasi visual yang dilakukan oleh lobus oksipital

B. Lobus Parietal, terletak di bagian atas-belakang otak, berisikan area korteks somatosensori, disinilah tempat diprosesnya informasi yang didapatkan dari kulit dan reseptor di bagian tubuh lain seperti suhu, sentuhan, dan lain-lain, contohnya saat ada perubahan suhu tubuh terjadi, maka lobus parietal berperan dalam mengaturnya. 

C. Lobus Temporal, terletak di area pelipis, di lobus ini mengandung korteks pendengaran primer dan area asosiasi pendengaran, berfungsi sebagai tempat pengolahan informasi dari indera pendengaran serta ada bagian yang juga ikut membantu lobus oksipital dalam mengolah informasi visual. contohnya suara-suara yang kita dengar di lingkungan sekitar, itu adalah hasil pengolahan yang dilakukan oleh lobus temporal dan organ pendengaran lain.

D. Lobus Frontal, terletak di area otak depan, disinilah tempat pengolahan dan pengaturan mengenai kepribadian, memori, pengambilan keputusan, dan perencanaan. lobus frontal juga membantu mengolah emosi karena koneksinya dengan sistem limbik, seperti ketika kita tengah berpikir dalam mengambil suatu keputusan, lobus frontal akan bekerja dan berperan dalam hal itu.

Ada juga area asosiasi, yaitu area yang bertanggung jawab dalam koordinasi dan interpretasi informasi dan pemrosesa mental. are asosiasi  berlokasi di korteks otak, yaitu area Broca dan area Wernicke :

A. Area Broca, yaitu  area otak yang ditemukan oleh Paul Broca. fungsi utama area ini adalah mengatur dan kontrol mulut kita dalam berbicara, contohnya seorang siswa yang mahir dalam berpidato, maka area broca nya bekerja dalam hal itu. 

B. Area Wernicke, yaitu area otak yang ditemukan oleh Carl Wernicke, fungsi utama area ini adalah mengatur mulut dalam berbicara dan mengartikan kata-kata, contohnya adalah seseorang yang meminta kepada temannya untuk membawakan dompetnya yang ada di dalam tas. maka area wernicke sangat berperan. 


KELENJAR ENDOKRIN

kelenjar endokrin adalah organ yang akan mengsekresikan hormon, hormon ini akan membantu berbagai kinerja sistem organ. terdapat beberapa kelenjar endokrin :

1. Kelenjar Pituari

terletak tepat dibawah hypothalamus, dimana kelenjar pituari ini disebut sebagai masternya kelenjar, karena hypothalamus akan mengatur sistem kelenjar di tubuh dengan mempengaruhi kelenjar pituari, maka kelenjar pituari lah yang mengatur dan mempengaruhi segala kelenjar di tubuh. 

Kelenjar pituari menghasilkan hormon oksitosin yang membantu proses melahirkan dan menyusui pada wanita. 

2. kelenjar Pineal

berlokasi di bagian belakang otak, kelenjar ini berfungsi dalam mengsekresikan hormon melatonin yang berguna dalam mengatur siklus tidur serta kulit.

3. Kelenjar Tiroid

terletak di bagian leher dan berfungsi dalam mengsekresikan hormon tiroksin, hormon ini berguna dalam mengatur metabolisme serta dalam perkembangan tubuh dan otak.

4. Kelenjar Pankreas

Berlokasi di bawah lambung, pankreas berguna dalam mengsekresikan hormon insulin dan glukagon, kedua hormon ini sangat penting karena mereka mengatur kadar gula darah di dalam tubuh. jika produksi insulin tidak mencukupi, maka akan menyebabkan penyakit diabetes atau kada gula darah tinggi. 

5. Kelenjar Gonad

disebut juga sebagai kelenjar kelamin, berlokasi di area kemaluan, untuk wanita disebut ovarium yang berfungsi menghasilkan sel telur serta hormon yang mengontrol perilaku seksual serta reproduksi. sedangkan untuk pria di sebut testis yang berfungsi menghasilkan sperma serta hormon yang mengatur kinerja reproduksi.

6. Kelenjar Adrenal

berlokasi di dekat ginjal, kelenjar ini mengsekresikan lebih dari 30 hormon yang disebut kortikoids, berfungsi dalam mengatur asupan garam, reaksi stress, dan membantu menyediakan hormon seks selain dihasilkan oleh kelenjar gonad. 

Comments

Popular posts from this blog