NAMA : MUHAMMAD HABIL GIBRAN

 NIM     : 2110322041

 KELAS B


BEHAVIOURISME

Behaviorisme adalah aliran dalam psikologi yang berdasar pada proposisi bahwa semua yang dilakukan organisme termasuk tindakan, pikiran, atau perasaan dapat dan harus dianggap sebagai perilaku.Behaviorisme merupakan aliran revolusioner, kuat dan berpengaruh, serta memiliki akar sejarah yang cukup dalam. Strukturalisme sangat bergantung pada introspeksi sebagai sarana untuk mempelajari isi dan proses pikiran,  fungsionalisme menerima introspeksi dan studi langsung tentang perilaku

PSIKOLOGI OBJEKTIF RUSIA

IVAN M. SECHENOV (1829–1905)

- Sechenov tidak mengakui bahwa pikiran menyebabkan perilaku dan mengatakan bahwa penyebab awal dari semua perilaku/aksi terletak pada stimulasi dari sensori eksternal

- Perilaku dipicu oleh stimulasi eksternal yang dihasilkan dari proses fisiologis di dalam otak.

- Sechenov tidak setuju dengan metode analisis introspektif dalam memahami fenomena psikologi, tetapi dengan metode fisiologi

IVAN PETROVICH PAVLOV (1849–1936)

Pavlov setuju dengan Sechenov bahwa psikologi harus dipelajari menggunakan konsep fisiologi. Dasar fisiologi menempatkan associationism akan ide-ide menjadi terkait satu sama dan hubungan yang dibentuk oleh pengkondisian merupakan asosiasi yang menjadi fokus filosofis dan psikologis

VLADIMIR M. BECHTEREV (1857–1927)

- Bechterev mempelajari hubungan stimulasi lingkungan & perilaku manusia 

- Bechterev mendirikan laboratorium psikologi eksperimen pertama di Rusia 

- Association reflex oleh Bechterev sama dengan conditioned reflex oleh Pavlov


WATSON : PANDANGANNYA DAN  DEFENISI PSIKOLOGI

Watson lebih tertarik dengan hubungan pada stimulus dan respon. ia menjelaskan bagaimana tingkah laku dapat terjadi ketika penyebab sebenarnya tidak diketahui. Teori Watson menekankan respon terkondisi sebagai elemen atau pembangun pelaku. Kondisi adalah lingkungan eksternal dan perilaku muncul sebagai respon dari kondisi yang mengelilingi manusia dan hewan.

Psikologi adalah ilmu prediksi dan kontrol perilaku. Watson menjelaskan aturan dan tolak ukur dari
behaviorisne ini dalah stimulus dan respon. menurutnya suatu refleks itu disebabkan oleh adanya rangsangan. Sasaran dari psikologi adalah data dan hukum, yang mana ketika seseorang diberikan stimulus maka psikologi bisa memprediksi respon apa yang akan diberikan oleh orang tersebut

Behaviorisme Watson memandang manusia sebagai makhluk netral-pasif-reaktif terhadap stimulus lingkungannya. kita akan bereaksi ketika diberikan rangsangan oleh lingkungan luar. Jika stimulus diberikan terus menerus dalam waktu yang lama, maka dapt merubah berilku dari individu tersebut. syarat terjadinya proses belajar menurut watson adalah dorongan, rangsangan, respon, dan penguatan

MCDOUGALL'S PSYCHOLOGY

McDougall adalah orang pertama yang mendefinisikan psikologi sebagai ilmu perilaku. Misalnya, pada tahun 1905, ia mengatakan bahwa ''psikologi mungkin yang terbaik dan secara paling lengkap didefinisikan sebagai ilmu positif dari tingkah laku makhluk hidup.'' Selain itu, kebiasaan juga merupakan jenis perilaku yang dipelajarinya cukup tidak memuaskan dari perilaku refleksif. McDougall melihat perilaku seperti diarahkan oleh Tuhan dan dirangsang oleh naluri daripada oleh peristiwa lingkungan hidup. Ia percaya bahwa setiap perilaku yang mengabaikan sifat alamiah dari perilaku yang bertujuan hilang aspek yang paling penting


NEO-BEHAVIORISME

Teori ini dikembangkan oleh Albert Bandura seorang psikolog pendidikan dari Stanford University, USA. Teori belajar ini dikembangkan untuk menjelaskan bagaimana orang belajar dalam setting yang alami/lingkungan sebenarnya

Bandura (1977) menghipotesiskan bahwa baik tingkah laku (B), lingkungan (E) dan kejadian- kejadian internal pada pembelajar yang mempengaruhi persepsi dan aksi (P) adalah merupakan hubungan yang saling berpengaruh (interlocking)

Comments

Popular posts from this blog