MUHAMMAD HABIL GIBRAN
2110322041
KELAS B
Humanistik
FENOMENOLOGI
Fenomenologi mengacu pada metodologi apa pun yang berfokus pada pengalaman kognitif saat terjadi, tanpa berusaha mengurangi pengalaman itu ke bagian- bagian komponennya. Fenomenologi Johann Goethe dan Ernst Mach berfokus pada sensasi yang kompleks termasuk bayangan dan ilusi. Fenomenologi Franz Brentano dan rekannya fokus pada tindakan psikologis seperti menilai, mengingat, mengharapkan, meragukan, takut, berharap, atau mencintai. fenomenologi Brentano, konsep intensionalitas sangat penting.
Fenomenologi Brentano berperan penting dalam perkembangan eksistensialisme modern, terutama melalui pengaruhnya terhadap Edmund Husserl. Husserl percaya bahwa fenomenologi bisa melampaui analisis intensionalitas. Tapi, selain analisis intensionalitas, Husserl mengusulkan jenis fenomenologi yang berkonsentrasi pada cara kerja pikiran yang tidak bergantung pada dunia fisik : fenomenologi murni, yang kemudian berkembang menjadi eksistensialisme modern
PSIKOLOGI EKSISTENSIAL
Psikologi Eksistensial menyelidiki makna keberadaan manusia dan mencoba untuk mengembalikan pentingnya perasaan manusia, pilihan, dan individualitas.
tokoh :
1. Martin Heidegger (1889-1976)
Karya Heidegger secara umum dianggap sebagai jembatan antara filsafat eksistensial dan psikologi eksistensial. Heidegger menggunakan istilah Dasein untuk menunjukkan bahwa seseorang dan dunia tidak dapat dipisahkan
2. Ludwig Binswanger (1881-1966)
Untuk memahami dan membantu orang, menurut Binswanger, seseorang harus belajar bagaimana orang itu memandang hidupnya saat ini
Salah satu konsep terpenting Binswanger adalah Weltanschauung atau desain dunia (pandangan dunia). Secara umum, desain dunia adalah bagaimana cara individu memandangan dan merangkul dunia
3. Rollo May (1909-1994)
May mengemukakan bahwa eksistensi manusai berada di kedua hal yaitu sebagai objek dan subjek. Sebagai objek manusia ada secara fisik dan seluruh hal yang terjadi pada dirinya Sebagai subjek manusia tidak hanya memiliki pengalaman, akan tetapi manusia menafsirkan, menilai, dan membuat pilihan atas pengalamannya.
4. Geoge Kelly (1905-1967)
Kelly percaya bahwa seseorang bebas dalam merevisi pandangan tentang diri mereka dan hubungan mereka dengan orang lain. Metode yang ia gunakan kepada kliennya Kally mengaggap fixed role therapy adalah proses kreatif yang bergonta-ganti bentuk dari client dan therapist
PSIKOLOGI HUMANISTIK
Tokoh :
1. Abraham Maslow (1908-1970)
PEMIKIRAN :
DEFICIENCY AND BEING MOTIVATION Deficiency Motivation (D-Motivation) bertujuan untuk mengatasi masalah ketegangan manusia karena berbagai kekurangan yang ada. Being Motivation (B-Motivation) bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki oleh manusia. PSIKOLOGI TRANSPERSONAL Psikologi Transpersonal berfokus pada aspek mistik, kegembiraan, atau spiritual dari sifat manusia
2. Carl Rogers (1902-1987)
Rogers mengemukakan dorongan bawaan manusia menuju aktualisasi diri. Menurutnya jika seseorang menggunakan kecenderungan aktualisasi ini sebagai kerangka acuan dalam menjalani hiduo mereka, maka ada kemungkinan kuat bahwa mereka aka menjalani kehidupan yang memuaskan dan pada akhirnya mencapai potensi penuh mereka. Orang-orang yang hidup seperti inilah yang dikatakan sebagai proses penilaian organisme
perbandingan psikologi humanistik dan eksistensial
Humanistik beranggapan bahwa manusia pada dasarnya baik Eksistensialis, melihat sifat manusia pada dasarnya netral. Eksistensialisme menyadari bahwa kematian seseorang tidak dapat dihindarii, and it's extremely important Humanistik tidak terlalu memikirkan makna kematian dalam keberadaan manusia
Comments
Post a Comment